Visitor Blogq...
Senin, 05 Oktober 2009
waktu istirahat dan makan siangpun tiba, rachel segera mengambil makanannya dan menjuju ke temapat duduk di sebelah mira. mereka bercapakap-cakap terlalu banyak. sampai-sampai mereka lupa jika bel sudah berbunyi dan mereka tau jika makanan mereka belum habis. mereka segera menghabiskan makanan dan segera menuju ke kelas. saat di kelas, mira lupa memberitahu rachel jika ada ulangan matematika dengan bahasa inggris hari ini. akhirnya mereka terpaksa bercontekan. mereka pun saling bertanya jawaban nomer yang menurut mereka susah. rachel ragu saat akan menyontek ini, tapi bagaimana lagi jika rachel tidak menyontak. nilainnya pasti akan jeblok dan pasti akan di permalukan sama teman-temannya yang dulu. menurut, rachel. inilah jalan satu-satunya yang bisa di lakukan. terpaksa rachel menyontek.
selesainya ulanagan tersebut, membuat rachel menjadi was-was. rachel terus berdo'a dan berdo'a agar mereka berdua tidak di curagai menyontek dan mudah-mudahan nilai rachel bisa tetap perfect. karena ke was-wasannya yang terlalu besar, saat berjalan rachel menabrak seorang kakak kelas yang kakak kelas itu di kenal jahat oleh adik-adik kelasnya. namanya rio. nggak pake lama, rio dan kawan-kawan segera memarahi rachel habis-habisan hingga rachel menjadi pusat perhatian. betapa malunya rachel saat kejadian itu. rachel sempat ingin lari tetapi takut jika dia nanti di musuhi kakak kelas. "payah kamu itu, lawan dong. walaupun kamu perempuan, lawan dong. masa' gini aja nggak berani. payah kamu!" ucap rio. rachel tidak bisa menjawab pertanyaan dari rio karena rachel benar-benar takut melihat keadaan itu. akhirya, rahcel dengan nekat memanggil nama mira. "miraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!" ucap rachel. kebetulan mira sedang berjalan di belakang rachel. jadi, tidak begitu lama rahcel menunggu mira. merekapun segera lari ke ruang guru. karena rio dan kawan-kawan nggak mau kalah. mereka mengejar rachel dan mira.
sebenarnya, rio dan kawan-kawan itu nggak tau kalau mereka mau di bawa ke ruang guru. rachel dan mira sampai duluan di ruang guru. rachel dan mira berhenti di tempat parkir pas di depan ruang guru. rachel san mira menunggu rio dan kawan-kawan datang. saat rio dan kawan-kawan datang, rachel dan mira mengucapkan kata-kata terakhir kepada rio dan kawan-kawan. "da da.. bye!!!" ucap rachel dan mira bersamaan sambil melambaikan tangannya dan segeralah mereka berdua lari secepatnya. rio dan kawan-kawan jelas sangat sebel sama mereka berdua. rio segera mengejar mereka. saat mereka tau jika rachel dan mira berada di runag guru. rio dengan perlahan mundur sedikit sedikit. dan ternyata, mereka telat lari kabur karena rachel dan mira telah duluan melapor ke guru. saat di tangkap, rachel dan mira mengulurkan lidah kepada rio. "weeeeek!! hahaha. rasain tuuh."
bel berbunyi, rachel dan mira segera menuju ke kelas. di kelas, ternyata guru masih belum datang. rachel dan mira terbahak-bahak jika mengingat kejadian tadi. gimana nggak malu donk, masa' anak jagoan kelas 9 bahkan se sekolah bisa di kalahkan sama anak kelas 7, cewek, baru masuk lagi. mereka sangat lama mengobrol, tapi guru tak kunjung datang. saat itu rachel ingin mencari guru yang akan mengajar mereka. tetapi, dihalangi oleh mira. karena mira ingin jam pelajaran saat itu free. karena rachel tidak berani menantang sahabat baiknya itu, rachelpun tidak jadi menuju ke ruang guru.
tu bi continyud. mauu manddi duluu
hehe
Label: Hiburan
Jumat, 02 Oktober 2009
setelah rachel mengetahui bahwa itu hanyalah mimpi. rachel sangatlah menyesalkannya. dan dia juga heran jika di wajahnya terdapat bekas air mata. rachel bertanya tanya kepada diri sendiri, "apa mungkin itu semua kenyataan. atau mungkin karena aku terlalu banyak menguap air mataku menetes. sudahlah, tidak perlu di pikirkan lagi. yang penting tadi aku mimpi indah banget. aku berharap itu akan jadi kenyataan. tapi nggak mungkin. nggak perlu di pikirkan lagi, sekarang adalah TIME FOR STUDY AND DO HOMEWORK." rachel langsung menuju ke kamar mandi dan segera membasuh mukanya. dan dengan cepat pula rachel menuju ke kamarnya untuk mengerjakan prnya itu. nggak lama sih, mungkin hanya dalam waktu 30 menit soal bisa terselesaikan semua.
keesokan harinya adalah penempatan kelas. rachel sangat berharap dia bisa masuk bilingual walaupun hasil dari tesnya tidak di ambil. rachel berdo'a terus menerus sambil menunggu kelas penempatan. . . . .
teryata rachel tidak dapat masuk ke kelas bilingual karena edaran sekolah hasil tes bilingualnya rachel tidak di ambil. rachel sangat berkecil hati saat itu. tetapi dia tetap berusaha di kelas reguler jika dia pasti bisa mengalahkan teman-temannya di kelas reguler. rachel ingin sekali meniru band jonas brothers yanf berasal dari USA. rachel ingin meniru mereka. karena di usia mereka yang masih bisa di bilang muda mereka sudah bisa berkarir sukses dan di kenal di seluruh dunia. rachel juga ingin sekali bertemu mereka. tapi sekarang yang terpentng bagi rachel adalah belajar belajar dan belajar.
sepulangnya di rumah, rachel segera mengganti baju seragamnya dan segera mengerjakan seluruh pekerjaan rumah yang di berikan gurunya. karena rachel tidak ingin dia kalah dengan anak reguler yang lainnya.
kurang lebih selama 1 bulan rachel belajar dengan rajin dan hasilnyapun tidak sia-sia. dia bisa mengalahkan teman-temannya di kelas. saat waktu istirahat tia, rachel kaget karena mendapat panggilan dari waka kesiswaan. rachel sangat takut, jika dia akan di marahi atau di permaluknan di depan teman-temannya. dengan gugup rachel menuju ke waka kesiswaan. guru waka kesiswaan betanya kepada rachel, "apakh benar kamu yang namanya rachel ananta?" dengan sangat gugup rachel menjawab, "ii, iii, iya. saya rachel ananta. ada apa ya pak?" dengan penuh senyuman, guru waka kesiswaan itu menjawab, "rachel, kamu bisa masuk ke kelas bilingual sekarang. setelah makan siang, bawa tas dan buku-buku kamu ke kelas 7h di lantai 3." "apaaaa? beneran nih pak? saya masuk ke kelas bilingual. makasih ya pak." kata rachel dengan nada yang sangat senang. rachel langsung ke kelasnya dan segera pindah ke kelas bilingual. di kelas bilingual, ternyata rachel sekelas dengan mira. betapa senangnya rachel. tetapi saat ia membuka pintu, masuk, dan mengucap salam, tidak ada yang menyambut rachel kecuali mira. semuanya memandangi rachel dengan tatapan yang aneh. tetapi rachel tetap menghiraukan mereka karena kesenangan rachel yang tidak dapat di bendung lagi. segeralah rachel menuju ke bangku kosong satu-satunya yaitu di belakang pojok kiri. dengan semangat rachel mengikuti pelajarannya. agar dia bisa membahagiakan kedua orang tuanya, sekolahnya, guru-gurunya, dan agar dia bisa sekolah beasiswa lagi di USA.
Label: Hiburan
haha, mau nglanjutin crita nee. rada males siih. tp gpp dee!!!
setelah dari kamar mandi, rachel menyegerakan agar cepat sampai kelas dan segera pulang. tiba-tiba mira mengagetkan rachel ketika rachel sedang berlari. "hayo, aku cariin dari tadi. kemana aja? ada kabar baik lo, kamu rankink 10. hebat banget. dari 70an anak yang daftar. tapi, orang tua kamu tadi yang mana ya?" kata mira terheran-heran. "emm, iya. aku juga nggak nyangka bisa dapet rankink 10. makasih ya udah ngasih tau aku." saut rachel. mereka berdua langsung menuju kelas dan mengambil tas mereka untuk segera pulang.
sesampainya di rumah, rachel dengan cepat menuju ke kamar dan menutup pintunya dengan keras. "duaaag." seisi kos-kosanpun kaget mendengar suara itu. rachel langsung menulis sebuah kejadian hari ini yang sudah dia alami di buku diary mininya. walaupun mungkin kisah ini tadi biasa menurut kalian karena kalian yang mempunyai orang tua. ini berbeda dengan rachel, karena keadaannya yang sudah tidak mempunyai orang tua lagi.
dear diary, Wednesday, 21th august 2009
diary, aku punya curhatan buat kamu. tentang kejadianku di sekolah tadi. nggak tau kenapa tiba-tiba ibu dan ayah terlintas di pikiranku seakan-akan mereka berada di sisiku. masih mungkin nggak sih aku ketemu sama mereka. kapan aku bisa merasakan kasih sayang orang tua seperti teman-temanku tadi. di antar dan di jemput orang tua. setiap pagi ada yang di pamiti. kalo ada kebutuhan, kita bisa minta. kalo ada perlu datang ke sekolah, mereka bisa datang. aku rindu sekali kasih sayang orang tuaku. rasanya, air mata ini nggak bisa berhenti menetes. entah kenapa, aku jadi teringat terus sama orang tuaku. tapi ini membuatku mejadi lebih semangat, karena aku harus bisa menjadi orang yang sukes dan bisa membuat orang tuaku tersenyum di alam sana. dan aku beharap, ibu dan ayah mendengar semua kata-kataku dan melihat tulisan ini. ibu, ayah, aku akan selalu ada di sampingmu dan mendoakanmu selalu. tak akan pernah berhenti. aku janji, pasti aku akan membuat senyumn indah kepada ibu dan ayah. love u!
air mata rachel tak bisa berhenti. rachel hanya bisa melihat foto ibu dan ayahnya itu. dan rachel hanya bisa mendoakan mereka dari jauh. sampai-samai rachel tertidur dalam keadaan duduk membungkuk dan masih membawa foto orang tua rachel.
"rachel, bangun nak. kami sekarang ada di sampingmu. bangun nak, bangun." terdengar suara seorang ibu dengan kasih sayangnya kepada anak dengan sangat lembut. rachel sempat kaget. dan dia berkata, "kalian siapa, kenapa kamu membangunkan tidurku? sekarang aku di mana?" ke dua orang itu menjawab, "ini ayah dan ibumu. sekarang kita sedang berada di taman yang sangat indah. taman ini adalah taman favoritmu saat kamu kecil. kamu selalu menginginkan bermain di sini. apakah kamu sudah lupa dengan kami?" sesaat rachel termenung. dan mulai mengingat suara itu. "ibu? ayah? apakah benar ini kalian?" rachel langsung memeluk mereka berdua dan segera mengajak mereka untuk pulang. tetapi mereka menolak. ayah dan ibu rachel hanya bisa berkata jika mereka sekarang sedang bahagia di alam sana. dan mereka harus terpaksa meniggalkan rachel di tempat itu sendirian. karena mereka tidak bisa lama-lama berada di sana. "ibuuuuuuuu. ayaaaaaaaaaah. kenapa kalian tinggalkan aku lagi. kita baru bertemu sebentar di sini. ayo ibu, ayah. aku mohon. jangan tinggalkan rachel sendiri lagi." kata rachel sambil terisak. tetapi mereka berdua tetap harus meninggalkan rachel walaupun itu sakit.
tak lama rachel pun terbangun dari tidurnya. dan ternyata itu semua hanya "MIMPI!!!".
Label: Hiburan
huvt, dapet job baru nih. aku di suruh buat bikin novel. dan aku pasti harus bikin novel yang maksimal. sebenernya agak bingung sih. tapi, tiba-tiba di otakku terlintas sebuah cerita seperti ini. (waduh duh, bahasanya rek) maav kalo belum ada judulnya.
rachel adalah seorang anak yang sangat sederhana. hidupnya pun pas-pasan. tetapi banyak kejadian lucu, keren, menakutkan, menyedihkan, dan berbagai kejadian hidupnya yang aneh. sekarang dia sekolah di MTsN Malang 1. diapun sekolah di sekolah itu karena beasiswa yang di dapatkannya di sd. karena dia dapat meraih rankink 1 nilai UASBN tertinggi se-sekolahnya. diapun tidak menyangka jika dia bisa sekolah di smp favorit dan smp yang keren banget itu. karena awlnya dia hanya bersekolah di sd yang sangat sederhana dan terpencil. dia pun berjanji akan bersemangat dalam belajar di smp ini.
di hari pertama ia masuk sekolah, rachel sempat midir karena melihat teman-temannya yang memakai sepatu baru, tas yang bagus, dan mereka jalan dengan sangat pede. sedangkan rachel hanya memakai sepatu yang mungkin sudah tidak layak pakai, dan tas yang sangat rusuh dan bau. tetapi, dia tetap yakin berjalan menuju ke lapangan basket untuk melakukan masa orientasi siswa di hari yang pertama.
diapun menunggu pengumuman kelas sementara untuk mos. cukup lama rachel menunggu di lapangan. selain itu, rachel tidak punya teman yang bisa di ajak berkenalan dan ngomong-ngomong. nggak lama kemudian, pengumuman kelas sementara untuk mospun mulai di bacakan oleh ketua OSIS. rachel mendapaatkan kelas sementara di 7D. rachelpun berlahan masuk ke kelas itu dengan muka menunduk. dia pun langsung duduk di baris kedua pojok kanan. tiba-tiba, ada seorang cewek menghampiri rachel. "hey, boleh kenalan nggak? kenalin, aku mira. dari MIN Malang 1. kamu dari mana?" kata mira. rachel sempat gugup dalam menjawab pertanyaan dari mira, " emm, ak, aku rachel. aku dari SD ar-rahman. mungkin kamu tidak pernah mendengar nama sd itu. karena sd itu sangatlah terpencil." mira langsung membalas, " yah, aku tau. bisa nggak aku duduk sebangku sama kamu." rachel langusung menyautnya dengan senang hati dan mempersilahkan mira untuk duduk di sebelahnya. merekapun berbicara lebih lama dan lebih jauh lagi. saling memperkenalkan diri gituh. semakin lama mereka pun semakin dekat. saat mos pun mereka selalu bersama, kemanapun mereka selalu bersama. hari-hari mos pun terlewatkan. sekarang, pelajaran pun sudah di mulai. tetapi kelas belum di acak, karena belum di seleksi mana anak-anak yang harus masuk ke kelas bilingual dan axelerasi. rachel sebenernya sempat bimbang harus masuk kelas mana. reguler, bilingual, atau axelerasi. karena kebingungannya, rachel meminta tolong bantuan mira. mirapun memantapkan rachel agar masuk ke kelas bilingual bersama mira. memang sih mereka berdua belum tentu masuk ke kelas bilingual karena banyak banget saingan yang harus mereka hadapi. rachel sebenarnya ingin membatalkan rencanannya untuk masuk ke bilingual karena isi orang di bilingual itu pasti kaya-kaya dan mungkin rachel tidak bisa masuk ke kelas blingual karena pelajaran bahasa inggris saat di di sd itu tidak terlalu menonjol. tetapi, akhirnya rachel nekat untuk mendaftarkan diri dan mengikuti tesnya. rachel yakin dapat mengisi seluruh soal yang ada di sana. dengan sangat sangat yakin, rachel mengerjakan seluruh soal yang ada di lembaran itu.
nggak lama, mungkin 1 minggu kemudian pengumuman di bacakan. tetapi pengumuman hasil itu harus di ambil oleh orang tua sendiri. rachel sangat kebingungan karena orang tuanya telah tiada dan dia hanya hidup sebatang kara di sebuah kos-kosan kecil yang itupun dia hanya menumpang. untung saja ibu kosnya baik. akhirnya, dia terpaksa meninggalkan aula sekolahnya karena dia sangat sedih melihat seluruh temannya yang masih mempunyai orang tua. air mata rachel tidak bisa di tahan lagi. rachel langsung berlari menuju ke kamar mandi terdekat. di hanya bisa menangis menangis dan menangis melihat keadaannya sekarang yang seperti ini. selain itu, mungkin dia tidak dapat masuk ke kelas bilngual, kelas harapan rachel. rachelpun sedih apabila dia harus terpisah dari mira. karena hanya mira satu-satunya teman yang baik sama rachel. diapun menyesli semua kesalahan yang telah ia perbuat kepada orang tuanya dulu. "andaikan saja waktu bisa di ulang, aku akan terus membahagiakan orang tuaku dan tidak akan pernah berhenti bersamanya. selalu. bu, rachel janji. rachel pasti bisa menjadi anak terbaik di mata ibu. semoga ibu mendengar kata-kata rachel ini." rachel tidak kuasa menahan air matanya. air matanyapun mulai menetes di foto ibu dan ayahnya yang selalu ia bawa kemana-mana. bel tanda jam pelajaran habispun terdengar. rachel langsung cepat-cepat membasuh mukanya dan segera keluar dari kamar mandi itu.
tu bi continyud
Label: Hiburan









